Sayur bayam tahan berapa jam

Fimela.com, Jakarta Agar tubuh sehat dan nutrisinya tercukupi, sayuran sebaiknya tak pernah lewat dari daftar menu kita sehari-hari. Mengonsumsi sayur tak hanya membuat tubuh sehat tetapi juga bisa meningkatkan nafsu makan. Apalagi, jika sayuran tersebut masih segar dan rasanya khas.

Adapun sayuran yang bisa dikonsumsi ada bermacam-macam. Mulai dari sayur sawi, sayur bayam, wortel, kol atau kubis, tauge, kacang panjang dan masih banyak lagi. Mengenai sayur, jika tak suka sayur yang dimasak kuah bening, bobor atau gulai, kita bisa mengonsumsi sayur yang hanya direbus. Sayur rebus memiliki nutrisi yang lebih baik dan bisa disimpan untuk waktu cukup lama tanpa basi.

Advertisement

TERKAIT: Mencoba Sajian Khas Nusantara yang Diberi Nama Pakem Rasa Hingga Tiga Negeri di Selatan Jakarta

TERKAIT: Makin Melokal, Intip 7 Gaya NCT Dream Main ke Ancol usai Konser di Jakarta

TERKAIT: 6 Potret Gaya Serba Monokrom Personel NCT Dream di Bandara Incheon Menuju Jakarta

TERKAIT: Rekomendasi Hotel di Jakarta, Bali, dan Surabaya Agar Lebaran Semakin Berkesan

Bayam adalah sayur yang dikenal luas dan berasal dari Persia. Karakter Popeye diciptakan untuk mendorong anak-anak agar makan bayam karena sayur bayam sangat baik bagi kesehatan tubuh! Untuk menjaga agar bayam tetap segar, pertama-tama Anda harus memilih bayam yang berkualitas tinggi, lalu menyimpannya di wadah yang bersih, dingin, dan kering. Setelah itu, Anda dapat mengolahnya sesuka Anda! Dari pasta hingga smoothie, bayam memberi tambahan ekstra vitamin A, C, E, dan K. Bayam adalah makanan super yang rendah kalori dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda![1] X Teliti sumber Kunjungi sumber

  1. 1

    Pilihlah daun bayam yang berwarna hijau dan segar. Bayam yang masih segar akan terlihat seperti baru dipetik, tegak, dan tidak layu. Jika memungkinkan, belilah bayam organik yang tidak mengandung pestisida karena bayam biasa memiliki residu pestisida yang cukup tinggi.[2]

    • Buanglah daun bayam yang bernoda atau menunjukkan tanda-tanda akan busuk, berwarna kuning atau coklat.[3] Daun dengan ciri-ciri seperti ini tidak mengundang selera.[4]
    • 450 gram bayam mentah akan menjadi sekitar satu gelas peres bayam masak.[5]
  2. 2

    Periksalah batangnya dan beli sesuai kebutuhan. Batang yang kurus dan fleksibel menandakan bayam yang masih muda, sementara batang yang tebal berserat menandakan tumbuhan yang sudah dewasa dan lebih kuat. Belilah sesuai resep yang ingin Anda ikuti.[6]

    • Tanaman yang masih muda cocok untuk salad dan resep-resep yang membutuhkan bayam dihidangkan dalam keadaan mentah.[7]
    • Bayam dewasa berbatang tebal sebaiknya digunakan untuk hidangan masakan.[8]
  3. 3

    Hindari penggunaan kantong atau wadah dengan kelembapan berlebihan.[9] Kelembapan berlebih akan menyebabkan bayam menjadi busuk. Bayam juga tidak akan tahan lama jika disimpan di dalam kantong plastik basah.

    • Pastikan bayam dalam keadaan kering sebelum dibeli.
    • Jangan mencuci bayam jika belum akan digunakan.
  4. 4

    Perlu diketahui bahwa bayam segar belum tentu pilihan yang terbaik. Bayam akan kehilangan nilai nutrisinya beberapa hari setelah dipanen, sementara bayam kalengan dan olahan diolah segera setelah dipanen.[10]

    • Bayam kalengan dan beku kemungkinan memiliki nutrisi dan vitamin yang lebih banyak daripada bayam segar yang telah menempuh perjalanan jauh.[11]
  1. 1

    Simpanlah bayam segar di wadah yang bersih dibungkus handuk kertas. Masukkan wadah berisi bayam di kulkas di dalam laci khusus sayuran agar tetap awet hingga 10 hari.[12]

    • Kegunaan wadah adalah melindungi sayuran agar tidak berpindah-pindah atau tertindih seperti jika disimpan di dalam kantong.[13]
    • Handuk kertas menyerap kelembapan, sehingga bayam tetap segar.[14]
    • Jangan menyimpan bayam di dekat buah yang mengeluarkan gas etilena, seperti pisang dan apel jika tidak ingin bayam busuk sebelum waktunya. Hal ini berarti apel yang sudah sangat matang atau buah yang busuk dapat menyebabkan bayam lebih cepat layu dan membusuk.
  2. 2

    Simpanlah bayam di dalam kemasan asli dari produsen atau di dalam kantong plastik kering jika Anda berencana untuk menyimpannya tidak lebih dari seminggu. Cara penyimpanan seperti ini baik untuk bayam yang akan dikonsumsi dalam kurun waktu 3 hingga 7 hari.[15]

    • Pastikan Anda telah mengeringkan bayam dengan cara menepuk-nepuknya dengan handuk kertas untuk menghilangkan kelembapan sayur.
    • Biarkan handuk kertas disimpan bersama bayam di dalam kantong untuk menyerap kelebihan air.[16]
  3. 3

    Simpanlah bayam dalam suhu sedingin mungkin tetapi tidak sampai beku. Berhati-hatilah saat menyimpan bayam di dalam kulkas karena bayam akan beku jika disimpan pada suhu 32ºF atau di bawahnya. Pastikan suhu kulkas Anda lebih dari 0ºC.

    • Jagalah agar suhu kulkas tetap berada di 4 derajat Celcius untuk mencegah bayam kehilangan kandungan folat dan karotenoid di dalamnya.[17]
    • Menyimpan bayam di kulkas akan mempertahankan zat gizi yang terkandung di dalamnya lebih lama. Kulkas dengan suhu 10 derajat atau di atasnya akan berisiko menghilangkan kandungan nutrisi pada bayam dengan cepat.[18]
  4. 4

    Bekukan bayam untuk penyimpanan selama beberapa bulan. Dengan metode ini, Anda dapat menyimpan bayam selama sembilan hingga 14 bulan.[19] Pertama-tama, celur sayuran dalam air mendidih selama satu atau dua menit, lalu dinginkan dalam rendaman air es selama beberapa menit. Tiriskan dan peras air dari bayam dengan cara dipelintir dengan tangan. Ambil bayam kira-kira segenggaman tangan dan bulatkan hingga membentuk bola, lalu bungkuslah dengan plastik pembungkus makanan. Masukkan ke dalam kantong plastik tahan beku besar, simpan di lemari pembeku. Cairkan bola-bola bayam beku terlebih dahulu sebelum digunakan.

    • Jika Anda akan mengonsumsi bayam dalam kurun waktu enam bulan, Anda bisa membekukannya tanpa mencelur terlebih dahulu. Membekukan bayam tanpa melakukan proses mencelur akan menghasilkan produk yang sedikit berlendir ketika dicairkan dan baik digunakan untuk resep yang dimasak atau dipanggang.[20]
    • Anda juga bisa memeras airnya sebelum memasukkan bayam langsung ke dalam kantong plastik tahan beku, tanpa menjadikannya bola-bola terlebih dahulu.[21]
    • Gunakan sedotan untuk mengisap udara di dalam plastik sehingga menjadi kemasan kedap udara untuk mencegah freezer burn (makanan berubah warna dan kering akibat pembekuan).[22]
  1. 1

    Sebaiknya bayam dikonsumsi dalam 2-3 hari setelah dibeli. Bayam tidak bertahan lama setelah dipetik dan dijual, dan paling baik dimakan saat masih segar.[23]

    • Cobalah memotong-motong bayam lalu tambahkan ke dalam sup, cabai, tumisan, atau saus spageti dua menit sebelum disajikan.[24]
    • Tambahkan bayam muda (baby spinach) yang masih segar ke dalam salad Anda.[25]
    • Tambahkan bayam ke dalam hidangan telur favorit untuk sarapan Anda bersama sayuran sehat lainnya.[26]
    • Gunakan es batu yang terbuat dari bubur bayam halus (puree) untuk smoothie, saus, atau stew.[27]
  2. 2

    Pisahkan daun bayam dari batangnya sebelum dicuci untuk hidangan yang enak. Batang bayam mengandung serat yang kaku, seperti benang, dan tidak mudah dikunyah.[28] Singkirkan batangnya untuk digunakan sebagai kompos, atau simpan untuk membuat kaldu sayuran.[29]

    • Lipat daun bayam mengikuti tulang daunnya, pegang bagian pangkal daun lalu petik ke arah ujung daun.[30]
  3. 3

    Cucilah bayam hanya jika akan digunakan. Cuci daun bayam secara menyeluruh sebelum dimasak untuk membersihkan sisa-sisa tanah dan kotoran lainnya. Keringkan daunnya sebelum dimasak karena bayam tidak membutuhkan air saat dimasak.

    • Cucilah bayam dengan cara mengucek daunnya di dalam baskom berisi air dingin. Rendam bayam selama satu menit, lalu angkat dan tiriskan. Buang air dan ulangi kembali sampai bersih.[31]
    • Anda harus tetap mencuci bayam organik dan bayam yang “katanya” sudah dicuci. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi selama proses pengiriman.[32]
    • Gunakan alat peniris sayur (salad spinner) untuk menghilangkan sisa-sisa air pada bayam yang telah dikeringkan dengan handuk kertas.[33]
  • Kantong plastik
  • Kulkas
  • Wadah penyimpanan dari plastik
  • Tisu
  • Saringan
  • Air

Artikel ini disusun oleh tim penyunting terlatih dan peneliti yang memastikan keakuratan dan kelengkapannya.

Tim Manajemen Konten wikiHow memantau hasil penyuntingan staf kami secara saksama untuk menjamin artikel yang berkualitas tinggi. Artikel ini telah dilihat 19.810 kali.

Daftar kategori: Rempah dan Tanaman Obat

Halaman ini telah diakses sebanyak 19.810 kali.

Berapa jam bayam tidak boleh dimakan?

Dalam hal ini, Farah menganjurkan untuk jangan mengonsumsi sayur bayam setelah lebih dari lima jam didiamkan. Jika didiamkan selama lebih dari lima jam, bayam akan mengandung nitrat (NO3) yang apabila teroksidasi akan berubah menjadi nitrit (NO2). Nitrit memiliki sifat tidak berwarna, tidak berbau, namun beracun.

Apakah sayur bayam tidak boleh dihangatkan?

cukup dipanaskan dalam waktu singkat tidak banyak kandungan nutrisi dari bayam yang hilang saat dipanaskan. Saat memanaskan bayam kembali sebenarnya kandungan nitrat dalam bayam ikut menghilang atau menguap karena panas.

Kenapa tidak boleh makan bayam dan tahu bersamaan?

Tidak disarankan makan bayam & tahu bersamaan, karna jika digabungkan akan membentuk senyawa yg bisa mengakibatkan terbentuknya batu / kista dalam tubuh.