Urutan aliran darah yang mengangkut oksigen keseluruh tubuh adalah

Fit

Urutan Peredaran Darah Kecil pada Manusia, Berfungsi Beri Nutrisi dan Oksigen ke Sel Tubuh

Foto: Urutan Peredaran Darah Kecil Pada Manusia. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id –  Urutan peredaran darah kecil yang ada dalam tubuh manusia memiliki peran besar. Sistem peredaran darah tersebut berfungsi untuk memberikan nutrisi dan oksigen ke seluruh sel dalam tubuh.

Secara medis, peredaran darah bisa juga disebut dengan pulmonal. Berikut penjelasan lengkap tentang urutan peredaran darah kecil yang dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (12/5/2022).

Urutan Peredaran Darah Kecil pada Manusia

1.Sirkulasi darah dimulai ketika jantung berelaksasi di antara dua detak jantung

Pertama darah mengalir dari kedua atrium (dua ruang atas jantung) ke dalam ventrikel (dua ruang bawah), kemudian mengembang dan berlanjut di periode ejeksi yaitu ketika kedua ventrikel memompa darah ke arteri besar.

2. Terjadi sirkulasi darah antara jantung dan paru-paru

Baca Juga : Vaksin Janssen Covid-19 Sebabkan Pembekuan Darah, Ini Faktanya!

Kemudian peredaran darah atau pulmonal adalah sistem menggerakkan sirkulasi darah antara jantung dan paru-paru. Sirkulasi pulmonal menggerakkan darah antara jantung dan paru-paru untuk menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida. 

3. Karbondioksida dilepaskan tubuh dari paru-paru

Setelahnya, karbondioksida dalam darah dilepaskan ke saluran paru dan meninggalkan tubuh ketika kita bernapas. Sementara, oksigen baru akan masuk ke aliran darah. Kemudian, lanjut pembuluh darah yang berkeja yaitu vena cava superior (membawa darah dari kepala dan lengan ke jantung) serta vena cava inferior (membawa darah dari perut dan kaki ke jantung).

Jika disimpulkan secara sederhana, dimulai dari jantung (bilik kanan) - pembuluh nadi paru-paru - paru-paru - pembuluh balik paru-paru - jantung (serambi kiri). 

Sekadar informasi, sistem peredaran darah terdiri dari jantung dan arteri serta vena yang membawa darah ke seluruh tubuh. Pemompaan jantung mendorong aliran darah ini melalui arteri, kapiler, dan vena, lalu pembuluh darah mengedarkan darah melalui paru-paru untuk pertukaran gas.

Iqlima Kim Ngaku Dapat Serangan Santet, Mulai dari Sakit Pinggang hingga Muntah Darah

Editor : Tia Ayunita

Sistem peredaran darah manusia memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh. Tidak hanya mengalirkan nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh, sistem ini juga berperan dalam proses metabolisme.

Sistem peredaran darah manusia, atau yang disebut sistem kardiovaskular, terdiri dari berbagai organ yang memiliki fungsinya masing-masing. Fungsi utama sistem peredaran darah adalah mengedarkan oksigen, nutrisi, dan hormon ke seluruh sel dan jaringan tubuh.

Urutan aliran darah yang mengangkut oksigen keseluruh tubuh adalah

Selain itu, sistem peredaran darah manusia berfungsi untuk mengalirkan sisa proses metabolisme berupa karbon dioksida untuk dikeluarkan melalui paru-paru dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Jadi, bisa dikatakan bahwa sistem peredaran darah manusia berperan penting dalam mempertahankan kinerja dan fungsi berbagai sistem organ di dalam tubuh.

Kenali Berbagai Organ dalam Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah manusia tersusun atas berbagai organ yang memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Berikut adalah organ-organ yang termasuk dalam sistem peredarah darah manusia:

1. Jantung

Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jantung terletak di bagian kiri rongga dada, tepatnya di bagian belakang sisi kiri tulang dada. Ukuran jantung orang dewasa kira-kira sebesar kepalan tangan.

Di dalam jantung, terdapat empat ruangan yang terbagi menjadi dua bilik (ventrikel) dan dua serambi (atrium). Serambi dan bilik kiri jantung berisi darah bersih yang kaya oksigen, sedangkan bilik dan serambi kanan berisi darah kotor.

Empat ruangan di dalam jantung juga dilengkapi empat katup yang berfungsi untuk mencegah terjadinya aliran balik darah saat dipompa.

2. Pembuluh darah

Pembuluh darah adalah bagian dari sistem peredaran darah yang berfungsi untuk mengedarkan darah dari jantung ke berbagai organ dan jaringan tubuh maupun sebaliknya. Ada dua jenis pembuluh darah di dalam tubuh, yaitu:

  • Arteri, yaitu pembuluh darah yang bertugas membawa darah kaya akan oksigen dari jantung menuju seluruh jaringan dan organ tubuh, kecuali pembuluh arteri pulmonalis
  • Vena, yaitu pembuluh darah yang berfungsi untuk membawa darah dari seluruh tubuh atau dari paru-paru untuk kembali ke jantung

3. Darah

Darah adalah komponen terpenting dalam sistem peredaran darah manusia. Darah berperan sebagai pembawa nutrisi, oksigen, hormon, dan antibodi ke seluruh tubuh. Tak hanya itu, darah juga mengangkut zat beracun dan sisa metabolisme, seperti karbon dioksida, untuk dikeluarkan dari tubuh.

Darah manusia terdiri atas beberapa bagian, yaitu:

  • Plasma darah merupakan cairan berwarna kekuningan yang mengandung berbagai zat penting, seperti antibodi, hormon dan protein.
  • Sel darah merah (eritrosit) bertindak sebagai pembawa oksigen dan karbon dioksida.
  • Sel darah putih (leukosit) merupakan komponen utama dari sistem kekebalan tubuh. Sel darah ini berfungsi untuk mendeteksi keberadaan benda asing yang berbahaya, seperti zat beracun dan kuman, lalu melawannya agar tubuh terlindungi dari berbagai penyakit.
  • Keping darah (trombosit) dibutuhkan oleh tubuh untuk menunjang proses pembekuan darah saat terjadi luka atau cedera.

Mekanisme Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah manusia terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

Sirkulasi sistemik

Sirkulasi sistemik merupakan sirkulasi darah yang mengaliri seluruh tubuh. Sirkulasi ini berlangsung ketika darah bersih yang mengandung oksigen mengisi serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis, setelah melepaskan karbon dioksida di paru-paru.

Darah yang sudah berada di serambi kiri kemudian diteruskan ke bilik kiri jantung untuk disalurkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah utama (aorta).

Setelah itu, darah yang dipompa melewati aorta akan terus mengalir hingga ke bagian paling ujung di seluruh area tubuh. Darah lalu akan kembali menuju serambi kanan jantung untuk mengalami proses pembersihan darah.

Sirkulasi pulmonal

Sirkulasi pulmonal atau sirkulasi paru merupakan sirkulasi darah dari jantung menuju paru-paru dan sebaliknya. Sirkulasi ini berlangsung saat darah yang mengandung karbon dioksida dari sisa metabolisme tubuh kembali ke jantung melalui pembuluh vena besar (vena cava).

Selanjutnya, darah tersebut akan masuk ke serambi kanan dan diteruskan ke bilik kanan jantung. Setelah itu, darah akan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis untuk ditukar dengan darah kaya oksigen.

Darah yang kaya oksigen tersebut akan kembali ke serambi kiri jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

Sirkulasi koroner

Sama seperti organ tubuh lain, jantung juga membutuhkan asupan oksigen dan nutrisi agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Darah yang membawa nutrisi dan oksigen ke otot-otot jantung akan dialirkan melalui pembuluh arteri koroner.

Ketika pembuluh darah jantung tersumbat (aterosklerosis), aliran darah di jantung akan mengalami gangguan. Hal ini bisa membuat otot-otot jantung kekurangan oksigen dan nutrisi, sehingga fungsinya terganggu dan lama-kelamaan bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung.

Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

Aliran darah yang terganggu dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, sehingga menimbulkan berbagai penyakit serius.

Gangguan pada sistem peredaran darah manusia ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kelainan bawaan atau gangguan genetik, gaya hidup, hingga penyakit tertentu, seperti diabetes.

Berikut ini adalah beberapa macam gangguan atau penyakit yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah:

  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Sumbatan pembuluh darah arteri (aterosklerosis)
  • Penyakit jantung koroner
  • Gagal jantung
  • Aneurisma aorta
  • Gangguan irama jantung atau aritmia
  • Henti jantung
  • Kelainan otot jantung atau lemah jantung (kardiomiopati)
  • Stroke
  • Penyakit arteri perifer
  • Emboli dan trombosis vena dalam
  • Penyakit jantung bawaan

Gangguan pada sistem peredaran darah merupakan kondisi berbahaya yang tidak bisa dianggap remeh. Jika tidak segera diobati, kondisi tersebut bisa menimbulkan komplikasi serius, seperti kerusakan organ dan bahkan kematian.

Oleh karena itu, penting bagi siapa saja untuk selalu menjaga kesehatan sistem peredaran darah dengan cara menerapkan pola hidup sehat dan menjalani pemeriksaan kesehatan ke dokter secara rutin.

Urutan aliran darah yang mengangkut oksigen keseluruh tubuh adalah

Jantung sebelah kanan mengandung darah yang kaya karbon dioksida, sedangkan jantung sebelah kiri mengandung darah yang kaya oksigen. Peredaran darah yang mengandung banyak oksigen dimulai dari vena pulmonalis (nomor 9) → serambi kiri  (nomor 2) → bilik kiri (nomor 3) → aorta → arteri (nomor 1 dan 4) → kapiler di jaringan tubuh (nomor 5 dan 13). Aliran darah yang banyak mengandung oksigen dari jantung ke seluruh tubuh lebih cepat akibat tekanan memompa dari bilik kiri. 

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C.