Dengan cara menempelkan hiasan hiasan pada bagian utama karya seni disebut teknik

Jakarta -

Karya seni aplikasi adalah salah satu teknik dalam karya seni rupa tiga dimensi. Dalam buku Seni Budaya Kelas 10 oleh Kemdikbud, karya seni rupa tiga dimensi merupakan karya seni yang dapat dilihat dari lebih dari dua sisi.

Berdasarkan fungsinya, karya seni rupa tiga dimensi dibedakan menjadi karya yang memiliki fungsi pakai atau seni terapan (applied art). Karya seni aplikasi termasuk dalam salah satu teknik dalam karya seni rupa tiga dimensi.

Karya seni aplikasi adalah teknik hias yang biasa diterapkan dalam seni jahit-menjahit. Cara menerapkan karya seni aplikasi adalah dengan menempelkan berbagai kain yang dihias menyerupai bentuk binatang, bunga, dan lain sebagainya.

Cara membuat karya seni aplikasi sangatlah mudah. Simak caranya di bawah ini.

1. Siapkan bahan untuk membuat karya seni aplikasi. Dapat berupa kain atau kertas.

2. Buat sketsa lukisan dalam selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih

3. Potong kain atau kertas menjadi bentuk tertentu seperti daun, bunga, hewan dan bentuk lainnya sesuai dengan gambar sketsa

4. Tempelkan potongan tersebut ke dalam objek yang ingin dihias. Jika menggunakan kertas, maka menempelkan potongan hiasan bisa dengan lem. Sebaliknya jika menggunakan kain, maka potongan hiasan dijahit dengan mesin jahit.

Karya seni ini sering diterapkan dalam kerajinan jahit-menjahit. Siswa dapat membuat potongan hiasan kemudian menempel atau menjahitnya dalam media kertas atau kain.

Mudah bukan? Itulah cara membuat karya seni aplikasi. Karya seni aplikasi merupakan salah satu teknik dalam membuat karya seni rupa tiga dimensi.

Simak Video "Reog di Ponorogo Pentas Secara Bersamaan Setiap Tanggal 11"


[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Dengan cara menempelkan hiasan hiasan pada bagian utama karya seni disebut teknik
Source: Pixabay

Montase menjadi suatu kreasi seni populer dari waktu itu ke waktu. Apalagi, montase merupakan karya unik, yang memberikan banyak fungsi, baik itu secara psikologis maupun sosial, dan masih banyak lagi.

Nah, dalam artikel kali ini, Ruparupa akan membagikan informasi lengkap seputar montase. Jadi, simak sampai habis agar Anda tidak kehilangan informasinya.

Dengan cara menempelkan hiasan hiasan pada bagian utama karya seni disebut teknik

Apa yang dimaksud dengan montase?

Dengan cara menempelkan hiasan hiasan pada bagian utama karya seni disebut teknik

Secara umum montase adalah karya seni yang menempelkan dua gambar baru atau lebih. Gambar-gambar yang menyatu tersebut akan menghasilkan karya bermakna. Dalam setiap potongan gambar yang digunakan, biasanya ada saling keterkaitan. Inilah yang membuat karya montase terlihat lebih dari sekedar tumpukan gambar.

Bila melihat, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), montase adalah sebuah hasil karya yang dihasilkan dari perpaduan berbagai sumber gambar. Dalam pengertian lainnya, KBBI juga menuliskan kalau montase merupakan gambar berurutan, yang bertujuan untuk melukiskan sebuah gagasan unik.

Sedangkan jika kita melihat istilah modern, montase sering disebut juga sebagai photomontage, yang merupakan sebuah karya seni yang memiliki banyak fungsi, mulai dari fungsi psikologis, sosial, praktis, edukatif, dan ekspresi. Fungsi-fungsi inilah yang membuat karya seni ini mampu bertahan sampai sekarang.

Bagaimana teknik membuat montase? 

Dengan cara menempelkan hiasan hiasan pada bagian utama karya seni disebut teknik
Source: pxfuel

Dalam proses pembuatannya, terdapat dua teknik yang dapat Anda pakai yaitu, menggunakan teknik foto dan teknik tempel manual.

Baca Juga:   Kelebihan dan Kekurangan Lemari Pintu Geser Minimalis

Teknik foto

Cara satu ini merupakan gabungan dari beberapa kompilasi tempelan atau foto sederhana seperti, foto pemandangan, hewan, atau manusia.

Teknik tempel manual

Pada cara ini, potongan-potongan gambar disusun di atas sebuah bidang untuk menampilkan suatu pesan atau tema tertentu. Biasanya, saat menggunakan teknik tempel manual, hanya menekankan pada pesan dari gambar tersebut. Namun, tidak ada ada salahnya jika tetap memperhatikan harmoni dan keserasian hasil gambar tersebut, bukan?

Apa saja Fungsi montase ?

Dengan cara menempelkan hiasan hiasan pada bagian utama karya seni disebut teknik
Source: pxfuel

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami akan memberikan informasinya di bawah ini.

Fungsi Edukatif

Berkreativitas dengan montase ternyata dapat membantu anak lebih mudah mempelajari hal baru, dan mendukung perkembangan diri anak yang termasuk di dalamnya meliputi fungsi fisik, daya pikir, emosi, daya serap, kreativitas dan citra rasa keindahan.

Fungsi Praktis

Selain berfungsi sebagai media edukasi, karya tempel ini juga memiliki fungsi praktis yang bisa menumbuhkan rasa cinta manusia pada keindahan alam, terutama saat memanfaatkan benda sehari-hari untuk dijadikan sebuah karya atau dekorasi.

Fungsi Ekspresi

Dengan menyatukan gambar dari beragam garis, tekstur, bentuk, dan warna, maka Anda dapat membentuk ekspresi untuk mengungkapkan berbagai imajinasi, pengalaman, dan ide-ide yang dimiliki.

Fungsi Psikologis

Tanpa disadari, karya seni yang satu ini dapat menjadi media untuk menuangkan ide dan emosi, sekaligus memberikan fungsi terapeutik. Nah, montase ini bisa menjadi sebagai sarana relaksasi, sublimasi, yang memberi dampak positif secara psikologis. Biasanya, seseorang yang memiliki banyak masalah secara emosional akan memperoleh kembali keseimbangannya, settelah menjalani terapi melalui karya seni montase ini.

Baca Juga:   10 Desain Mini Bar Dapur yang Nyaman dan Menarik

Apa saja yang perlu diperhatikan saat membuat montase?

Dengan cara menempelkan hiasan hiasan pada bagian utama karya seni disebut teknik
Source: Pixabay

Untuk membuat karya ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal, seperti berikut ini:

1.Memilih beberapa gambar yang memiliki kesatuan agar menghasilkan karya seni yang indah.

2.Memilih perpaduan warna gambar yang sesuai dan harmonis.

3. Memperhatikan kerapihan saat menempel gambar menjadi satu kesatuan.

4.Mempertimbangkan tingkat kesulitan gambar sesuai kemampuan.

Apa perbedaan karya kolase, montase, dan mozaik?

Dengan cara menempelkan hiasan hiasan pada bagian utama karya seni disebut teknik
Source: Pixabay

Ketiga jenis seni karya di atas memang memiliki hasil yang sama-sama cantik. Namun, tetap ketiganya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Kolase

Cara menempelkan karya seni ini menggunakan berbagai macam bahan dasar yang berbeda, seperti, kertas, kain, kertas, dan plastik. Kemudian, bahan-bahan tersebut menyatu pada permukaan bidang sehingga menciptakan hasilkan karya yang bermakna.

Montase

Montase merupakan gabungan beberapa gambar atau karya seni baru yang bertujuan untuk memberikan pesan bermakna. Teknik pembuatannya sendiri cukup mudah karena Anda hanya perlu memotong dan menyatukan gambar. Selain itu, untuk membuatnya Anda hanya perlu menggunakan bahan yang sama. Nah, dari penggunaan bahan-bahan dasar ini terlihat jelas titik perbedaan kolase dan montase.

Mosaik

Berbeda dengan kedua jenis lainnya, mozaik adalah karya seni tempel yang menggunakan bahan dasar dengan ukuran yang sama. Biasanya, mozaik terbuat dari material yang beragam, seperti pecahan kaca, kulit telur, keramik, kepingan daun, kepingan batu, dan masih banyak lagi.

Berbagai jenis karya di atas ini, ternyata sangat cocok jika diaplikasikan untuk menjadi dekorasi rumah, seperti menjadi lukisan, dekorasi dinding, maupun dekorasi meja. Tertarik untuk mencobanya?